Wednesday, 25 November 2015

MOBILE SECURITY

1 . Mobile Security

Meningkatnya pertumbuhan ponsel pintar dalam beberapa tahun terakhir ternyata diikuti dengan meningkatnya serangan malware, atau piranti lunak berbahaya.  Menurut data NQ Mobile Inc, jumlah serangan malware ke ponsel tercatat 1.600 serangan di tahun 2009. Namun, di tahun 2012, jumlahnya meningkat drastis
.
Sepanjang tahun lalu, sekitar 23 juta ponsel tercatat telah terinfeksi malware, seiring bertambahnya unit ponsel pintar menjadi 545 juta unit. Serangan malware ini diperkirakan akan terus meningkat di tahun 2013, jika perilaku pengguna tidak berubah dan keamanan pada ponsel tetap minim. Penyebab  semakin banyaknya serangan malware ini adalah perkembangan teknologi smartphone yang semakin lama menjadi seperti mini PC.
Melihat data-data tersebut, maka bukan tak mungkin ponsel pintar akan menjadi sasaran empuk para peretas dengan mengirimkan malware. Ada beberapa cara malware bisa masuk ke dalam smartphone, misalnya melalui aplikasi, website, download link, dan pencurian data dari smartphone yang dicuri atau hilang. Sekadar Anda ketahui, jika ponsel sudah terinfeksi malware, maka peretas mampu mengontrolnya, serta mengambil informasi penting, password, username, dan data-data mobile banking.
Berbagai macam data dan informasi tersebut bisa berupa foto, dokumen video maupun nomorkontak bisa saja diserang. Meskipun tingkat bahaya masih rendah dibandingkan PC/Notebook yang dapat merusak sistem namun serangan ini cenderung mencuri data.

2 . Pola Serangan Malware Terhadap Mobile

Adapun beberapa pola serangan malware diantaranya :

Malware Cabir
Malware ini merupakan virus pertama yang menyerang mobile device Nokia Seri 60. Serangan ini memunculkan kata <<Caribe>> pada layar ponsel yang terinfeksi. Cabir ini menyebar melalui jaringan bluetooth ponsel.
Malware CommWarrior
Malware ini menginfeksi melalui Bluetooth dan MMS. Malware ini bekerja dengan mengakses file kontak ponsel yang terinfeksi dan mengirimkan diri sendiri melalui layanan MMS ke masing-masing kontak tersebut. Dari setiap pesan MMS yang dikirimkan ini pemilik ponsel akan terkena biaya dari penyedia layanan MMS mereka.
Malware Geinimi
Malware ini dirancang untuk menyerang platform Android dan menggunakan ponsel yang terinfeksi tersebut sebagai bagian di mobile Botnet. Malware ini bekerja dengan cara berkomunikasi dengan server jarak jauh dan merespon berbagai macam perintah, seperti menginstal/uninstal aplikasi, sehingga dapat mengambil alih kontrol ponsel secara efektif.

3 . Tips Agar Terhindar dari Serangan Malware Pada Mobile
  • Teliti Ketika Melakukan Instalasi Aplikasi
  • Jangan Sembarangan Mengaktifkan/ Allow superuser.
  • Gunakan password pada perangkat mobile
  • Selalu mengunduh sesuatu dari website atau kios aplikasi resmi
  • Cek dan ricek keaslian aplikasi yang akan digunakan
  • Tidak sembarangan mengklik URL atau alamat website yang tidak dikenal
  • Gunakan software keamanan tambahan, misalnya antivirus
  • Selalu memperbarui firmware
  • Gunakan software pengamanan informasi pribadi
  • Selalu memeriksa tagihan ponsel Anda, pastikan tidak ada pengeluaran yang tidak dikehendaki.



No comments:

Post a Comment