Saat itu penerimaan siswa baru di
salah satu SMA favorit di suatu kota manis usai,. Banyak siswa baru yang masih
memakai baju putih biru yang seakan ingin segera dilepas oleh semua siswa-siswi
yang sudah diterima di SMA tersebut, sebut saja SMA itu SMA 1 RUGAT. Tapi lain
halnya yang dirasakan oleh salah seorang siswa SMA tersebut yang bernama Jecko,
hal yang dia rasakan sangat berat untuk segera melepas baju putih biru menjadi
putih abu karena ada kenangan yang tidak bisa dia lupakan saat dibangku SMP .
tetapi hal tersebut serentak berubah saat semua siswa-siswi baru berbaris di
lapangan.
Ketika
itu, Jecko kesiangan dan dia pun dapat bagian untuk berbaris di baris yang
paling belakang. Rasa gelisah hampir dalam benak jecko karena kaka-kaka senior
yang so galak itu selalu memperhatikan kearah anak baru yang berbaris di
belakang. Rasa penasaranpun menghampiri
Jecko seakan-akan ingin sekali untuk terus melihat kearah cewe itu.
Setelah
ospek berakhir Jecko menjadi bersemangat untuk segera memakai baju putih abu
dan meninggalkan putih biru. Pagipun tiba dan dia segera memakai baju putih
biru. Disepanjang perjalanan Jecko selalu bertanya-tanya, siapakah orang yang
unik dan menarik itu ? Apa mungkin Jecko
bisa kenal atau bahkan jadi temannya ? Dan akhirnya tibalah di sekolah, saking
Jecko bersemangatnya, Jecko sampai jadi orang kedua yang datang ke sekolah,
padahal saat SMP jadi orang kedua yang terlambat.
Tak
dapat digambarkan, diungkapkan, dan dibayangkan, ternyata Jecko satu kelas
dengan wanita yang Jecko lihat saat upacara ospek. Dan akhirnya Jecko bisa tahu
namanya dan bahkan Jecko berharap bisa jadi teman dekatnya. Viola nama yang
Jecko dapat dari salah satu guru saat mengabsen seluruh murid. Sempat terlintas
dalam fikiran Jecko, hanya untuk jadi teman saja cukup sulit karena sifat Viola
yang sangat berbeda dan sangat sulit untuk ditebak, apalagi untuk menjadi teman
dekatnya.
Beberapa
minggu kemudian Jecko memberanikan diri untuk mencoba mendekati Viola, tetapi
memang Viola orang yang unik, Viola merasa terganggu dengan pendekatan yang
Jecko lakukan. Dan akhirnya Jecko berinisiatif untuk mengimbangi karakternya
yang galak itu. Akhirnya dengan karakter Viola yang galak pada orang yang baru
dia kenal maka Jecko puny aide untuk mendekati Viola lewat pertengkaran-pertengkaran.
Dan akhirnya dengan seringnya terjadi pertengkaran-pertengkaran yang Jecko dan
Viola alami secara tidak sadar itu membuat keduanya menjadi sering
berkomunikasi, dan Jecko pun memahami karakter Viola.
Waktu
ke waktu telah Jecko lewati dengan pertengkaran-pertengkaran kecil, dan tidak
dapat disangkal lagi Jecko merasakan hal yang pernah dia rasakan saat dia duduk
di bangku SMP itulah cinta. Saat itu Viola selalu bersama kedua temannya yang
bernama Fanny dan Cindy. Jecko sempat juga berhharap mungkin dengan bisa dekat
dengan kedua temannya itu, Jecko bisa juga dekat dengan Viola dan akhirnya
Jecko pun banyak tau tentang segala hal mengenai Viola dari salah satu temannya
itu yakni Fanny. Tetapi tak Jecko sangka ternyata Fanny malah menjadi jatuh
cinta pada Jecko. Awalnya Jecko tidak sadar dengan sikap Fanny, mungkin itu
Cuma perasaan geer Jecko semata, tetapi
lama kelamaan Fanny semakin menunjukan perasaannya itu. Dan Jecko pun tetap
saja acuh kepada Fanny karena hati Jecko masih pada Viola.
Tiba
pada suatu malam, Jecko sudah mendengar dari Fanny bahwa Viola sudah putus
dengan pacarnya itu seminggu yang lalu, setelah itu Jecko merasa punya peluang
meskipun hanya impian, impian dan impian semata. Setelah putusnya Viola, Jecko
dan Viola lebih banyak menghabiskan waktu bersama, baik itu di kelas tetapi
yang lebih sering dan selalu menjadi kenangan indah bagi Jecko adalah ketika membaca
massage demi massage yang Viola balas kepada Jecko hingga larut malam.
Mungkin
malam itu Jecko dengan mudahnya menebak, tanpa pemikiran yang matang, dan hanya
mengandalkan emosi. Jecko berniat untuk mengutarakan perasaannya karena dia
sangat berharap bisa merayakan hari ulang tahunnya yang tinggal seminggu lagi
itu bersama seseorang yang sangat spesial, memang itu kado yang tidak akan
dilupakan oleh Jecko.
Jecko
mencoba bertanya terlebih dahulu kepada Fanny tentang niatnya itu, dan Fanny
pun dengan santai menjawab iya. Waktu itu Jecko tidak berani untuk mengutarakan
perasaannya secara langsung dan Jecko pun mengutarakannya lewat pesan singkat.
Pesan singkat itu sangat jauh dari kata sempurna untuk mengutarakan perasaannya
kepada seseorang yang sangat dia cintai itu. Tetapi mau bagaimana lagi memang
cinta itu tidak tersurat tetapi tersirat. Pesan singkat itu segera di kirim
kepada Viola. Namun dengan santai nya Viola menjawab tidak bisa dia menjadi
pacar buat Jecko. Serentak Jecko menjadi lemas karena dia takut menjadi tidak
bisa menjalani hari-harinya itu dengan canda tawa yang Viola berikan kepadanya.
4
hari berselang semua berubah ketika Jecko mendengar bahwa Viola telah mempunyai
pacar baru. Memang pacarnya itu sangat jauh lebih baik bila dibandingkan dengan
Jecko. Dan jecko pun hanya bisa menerima dengan rasa sedih dan penyesalan. Tiba
saat jecko ulang tahun, semua anak-anak kompak mengerjai Jecko dan waktu
perjalanan pulang sebuah pesan singkat dating kepada Jecko dan itu adalah dari
Fanny, dan isi pesannya itu I Love You, Jecko terdiam tidak bisa membalas
apa-apa, Jecko hanya mengira itu hanya rasa sayang dari seorang sahabat tidak
lebih.
Hari
demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, hanya bisa Jecko lalui dengan
rasa sakit hati dan rasa penyesalan karena Jecko rasa betapa bodohnya dia bisa
berfikiran untuk bisa membuat Viola bahagia, nyaman dan bahkan menjadi orang
yang pertama Viola ingat ketika membuka mata.
“Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu”
“Meski kau tak'kan pernah tahu”
“Aku persembahkan hidupku untukmu”
“Telah kurelakan hatiku padamu”
“Namun kau masih bisu”
“Diam seribu bahasa”
“Dan hati kecilku bicara”
“Baru ku sadari”
“Cintaku bertepuk sebelah tangan”
“Kau buat remuk seluruh hatiku”
“Semoga waktu akan mengilhami”
“sisi hatimu yang beku”
“Semoga akan datang keajaiban”
“Hingga akhirnya kau pun mau”
“Aku mencintaimu”
“Lebih dari yang kau tahu”
“Meski
kau tak'kan pernah tahu”

buka nu urg jul.....
ReplyDeleteah dsr budak galau haahah
ReplyDeletebener pisan :D
Deletehttp://blogs.unpas.ac.id/anisamaulina/2012/11/24/jurusan-teknik-informatika/
(y)
ReplyDeleteterharu...:(
ReplyDelete